Perbedaan kerja di end-user dan vendor

Menjelang pengunduran diri dari Mitrasoft (vendor system integrator) untuk bergabung ke perusahaan lain (end-user), saya mulai berpikir kembali dan mengingat-ingat apa bedanya kerja di vendor dan end-user. Dulu sebelum bekerja di vendor sempat juga kerja di end-user selama 7 tahun. Ya 7 tahun di perusahaan yang sama.

Seorang pekerja IT di end-user banyak berhadapan dengan pekerjaan rutin harian, melakukan hal yang sama seperti mensupport user, jawab pertanyaan yg sama berkali-kali dari user, ngadepin user yg ngerepotin, maintenance task (betulin komputer, jaringan, server, dll). Sampai seakan-akan “pekerjaan yang tidak pernah selesai”. Sesekali ada juga hal yang baru, proyek baru. Waktu dan fasilitas untuk belajar biasanya terbatas (kalau tidak mau dibilang tidak ada). Skill biasa-bisa saja. Itu good atau bad sih? Tergantung orangnya. Kadang ada juga orang yang sudah nyaman dengan hal-hal yang rutin. “sekedar cukup-cukup” saja secara kepuasan batin, toh secara materi ngerasa cukup. Untungnya di end-user orang dapat mengembangkan soft skillnya, terutama sosial skill yang orang IT biasanya tinggalkan. Hal ini tentu baik untuk perkembangan karir.

Seorang pekerja IT di vendor banyak berhadapan dengan hal-hal yang baru,dan bisa (harus) belajar banyak. Waktu dan fasilitas belajar disediakan. Training & sertifikasi bukan makanan yang aneh. Skill makin OK seiring pengalaman di customer yang beraneka ragam. Mulai dari pengerjaan yang biasa-biasa aja, troubleshooting sampai tunning. Hari ini mengerjakan A, kemudian B, C dst. Kesannya “pekerjaan yang bisa selesai”. Syukurnya kalau pengetahuan makin luas karena pegang berbagai macam produk. Jangan sampai hanya 1 macam produk saja, tidak berkembang, disitu-situ terus sampai terlalu lama (umur ketuaan). Jenjang karirnya sangat pendek, mau pindah kerja tidak bisa karena bisanya cuma 1 macam saja.

Bicara soal masa depan maka pilihannya yang saya lihat disekeliling adalah:
- Beberapa teman dari vendor pindah ke vendor kelas yang lebih tinggi.
- Ada yang dari vendor pindah ke end-user.
- Saya pernah ketemu juga dengan orang dari vendor yang sudah berumur (40+) yang pekerjaannya begitu-begitu saja.
- Ada yang di end-user mencoba terus bertahan.
- Sedikit yang mengejar karir dan mendapat karir yang bagus.

Anda pilih mana?

~ oleh AW pada Januari 28, 2011.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.